Dokumen
Surat Permohonan Cuti untuk Menikah
surat permohonan cuti menikah biasanya
dibuat oleh karyawan yang akan melangsungkan pernikahan atau sekalian
merencanakan bulan madu. Hal ini karena persiapan pernikahan tidak bisa
selesai hanya dalam satu hari, banyak yang perlu diurus sebelum bahkan
sesudah acara. Cuti menikah itu sendiri merupakan bagian dari hak
karyawan diatur dalam UU Nomor 13 tahun 2003 pasal 93 ayat 4.
Surat permohonan cuti untuk kepentingan
menikah umumnya tidak memerlukan surat pengantar seperti pada permohonan
cuti melahirkan. Nah, di bawah ini terdapat salah satu contoh surat
permohonan cuti menikah
Berdasarkan UU Nomor 13 tahun 2003
tersebut, lama cuti menikah tanpa potongan gaji yaitu selama 3 hari
kerja. Selebihnya Anda tetap mendapat potongan gaji sesuai jumlah hari
yang digunakan untuk cuti menikah. Terkait jumlah hari cuti dan gaji
juga tergantung dari kebijakan masing-masing perusahaan. Meski menjadi
hak karyawan, cuti tetap harus diajukan dengan surat permohonan tertulis
yang bersifat resmi.
Untuk PNS, cuti menikah termasuk ke dalam cuti karena alasan penting
sesuai PP Nomor, 11 tahun 2017 maksimal 1 bulan. Dengan begitu, cuti
menikah ini tidak akan memotong cuti tahunan selama 12 hari yang juga
menjadi hak karyawan. Sedangkan untuk karyawan atau pegawai swasta
biasanya terhitung hanya beberapa hari sesuai kontrak kerja dari
masing-masing perusahaan yang bersangkutan.
Cuti menikah bisa diajukan sekitar 1
minggu hingga 1 bulan sebelum acara pernikahan atau sebelum tanggal
pengajuan cuti. Dengan begitu, atasan Anda bisa menentukan bagaimana
akan menghandel pekerjaan yang ditinggalkan atau diserahkan kepada rekan
kerja Anda. Inilah beberapa bagian-bagian yang perlu diperhatikan saat
membuat surat cuti menikah, antara lain:
- Bagian Awal
Merupakan kepala surat yang berisi
tempat, tanggal dan nomor surat serta kepada siapa surat tersebut
ditujukan. Tempat dan tanggal surat umumnya bersifat opsional bisa
diletakkan di bagian awal ataupun akhir surat.
- Bagian Tengah atau Isi Surat
Bagian tengah ini merupakan isi atau
inti dari surat yang berisikan informasi pemohon meliputi nama, umur,
jabatan, departemen dan alamat. Kemudian dilanjutkan dengan tujuan atau
alasan dari pembuatan surat yaitu permintaan cuti untuk melangsungkan
acara pernikahan.
Selanjutnya diberi keterangan juga
tentang permintaan cuti dari dan sampai kapan. Buatlah kalimat yang
singkat, jelas dan padat dengan bahasa yang sopan dan resmi karena akan
diberikan kepada atasan atau HR.
- Bagian Akhir
Bagian akhir ini berisi penutup, intinya
kalimat ucapan terima kasih, tanggal dan tanda tangan dari pemohon
surat cuti. Jangan lupa untuk tanda tangan bubuhkan juga nama terang di
bawahnya.
Hal yang paling penting dalam pembuatan
surat permohonan cuti adalah menggunakan bahasa yang sopan agar terlihat
profesional dan meyakinkan. Jika cuti sakit atau melahirkan, maka harus
dilampirkan pula surat keterangan atau pengantar dari dokter. Sedangkan
surat cuti menikah biasanya tidak perlu surat pengantar lainnya.
| Surat Permohonan Cuti untuk Menikah |
Silahkan Download template berikut:
Pass RAR : jubedh
Demikian contoh Surat Permohonan Cuti untuk Menikah
Terimakasih, Semoga bermanfaat
*Jika link rusak komen dibawah
Posting Komentar
0 Komentar